Minggu, 11 Mei 2014

Air Mata di Desa Tercinta

Air Mata di Desa Tercinta Puisi karya Sukma Kirana ini bercerita tentang Air Mata di Desa Tercinta dengan kata lain pergi meninggalkan tanah atau kampung halamannya, berikut puisinya

Air Mata di Desa Tercinta

Kemeriahan berganti sepi
Hilai tawa tak lagi memecah sunyi
Dekap dan salam masih hangat terasa
Doa dan puji syukur iringi langkah bahgia

Ku tinggalkan desamu dalam senduku
Ku bawa bersama titipanmu untuk ku
Yang akan pergi jauh darimu
Entah kapan lagi bisa bertemu

Selamat tinggal tanah kelahiran
Airmata jangan kau titiskan
Yang subur bagaikan sawah bendang
Sedingin sumur doamu ku kenang

Entah kapan lagi aku bisa
Pulang hapusi airmata mu
desaku tercinta
Yang membukit bertahan rindu
Gelora didadaku ingin memeluk mu.

Karya: Sukma Kirana
Riau, Indonesia
Judul Air Mata di Desa Tercinta
Rating 5 dari 5
Di Tulis Oleh Ryory Tenryu Kazuya
Anak Nongkrong sedang membaca artikel Air Mata di Desa Tercinta. Jika ingin mengutip, harap memberikan link aktif dofollow ke URL http://anak.kazuya.us/2014/05/air-mata-di-desa-tercinta.html. Terima kasih sudah singgah di blog ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik untuk mengkoreksi atau memberikan masukkan, kemungkinan penulis salah dalam memberikan informasi