Minggu, 20 Januari 2013

Puisi Untuk Sang Mentari

Termenungku ketika ku teringat tentang Puisi Untuk Sang Mentari
Ketika itu ku sendiri tanpa seorang pun yang memperdulikan aku
Padahal aku adalah Sang Mentari yang selalu bersinar
Meskipun dalam keadaan gelap dan hampa

Ingin rasanya aku bercerita lagi tenang kisah cinta ku seperti batu yang berlumut
Seperti yang apa mereka katakan, bahwasanya Sang Mentari
Tidak pernah padam walau malam datang menjelang

Namun aku tersadar bahwa Puisi Untuk Sang Mentari
Takkan pernah mampu untuk ku ceritakan lagi
Sebab sesuatu yang tidak akan pernah pasti
Tidak akan pernah menjadi berarti lagi

Mungkinkah aku membiarkan perasaan ini terbawa oleh malam
Menjerit pun tidak akan mengubah semuanya
Walau aku tahu terkadang aku melakukannya

Kini Sang Mentari tidaklah seterang yang kulihat
Tak mampu menunjukan jalan yang benar
Aku bahkan tidak menyadari bahwa aku
Saat ini sedang tersesat di dalam Puisi Untuk Sang Mentari



Judul Puisi Untuk Sang Mentari
Rating 5 dari 5
Di Tulis Oleh Putra Kazuya
Anak Nongkrong sedang membaca artikel Puisi Untuk Sang Mentari. Jika ingin mengutip, harap memberikan link aktif dofollow ke URL http://anak.kazuya.us/2013/01/puisi-untuk-sang-mentari.html. Terima kasih sudah singgah di blog ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik untuk mengkoreksi atau memberikan masukkan, kemungkinan penulis salah dalam memberikan informasi